Inilah Rahasia Kucing Menyeruput Susu

Menurut kaca mata fisikawan, dalam hal minum, kucing jauh lebih baik daripada anjing.  Hewan itu memiliki keseimbang- an yang sempurna.

Saat seekor kucing menjilati mangkok susu terkait dengan keseimbangan gravitasi dan kelembaman. Tidak seperti anjing yang menggunakan lidah untuk meraup air ke dalam mulut, kucing menggunakan ujung lidah untuk menarik air ke atas kemudian menutup rahang sebelum gravitasi membuat air kembali turun.

Dengan bantuan dari video berkecepatan tinggi yang direkam mengenai cairan yang dihirup oleh kucing, para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Princeton University mendapati kucing rumahan dan kucing liar seperti harimau menyeimbangkan daya tarik bumi dan kelembaman saat mereka menyedot cairan. Metode ini mengharuskan kucing bergerak dengan kecepatan yang tepat untuk menyeimbangkan gaya kelembaman yang membuat air bergerak ke atas dengan gaya gravitasi yang menarik air kembali turun.

“Bagian yang paling menarik adalah kucing tampaknya tahu seberapa cepat mereka harus menghisap air tersebut,” ujar peneliti Roman Stocker, profesor teknik sipil dan lingkungan di Institute of Technology, seperti dikutip dari Yahoo News. Dengan melakukannya di saat yang tepat maka kucing mendapatkan keuntungan yang optimal dari keseimbangan kelembaman dan gravitasi. Stocker dan rekannya melaporkan studi ini di jurnal Science pada 12 November 2010.

Anjing menggunakan lidah yang dibuat seperti sendok untuk meraup air ke mulut. Di sisi lain, kucing hanya menyentuhkan permukaan atas lidah mereka ke air. Begitu kucing menyentuhkan lidah ke permukaan, ia akan menarik lidah sebelum air tersebut jatuh. Kucing rata-rata melakukan jilatan empat kali per detik. Masing-masing jilatan membawa sebanyak 0,1 mililiter cairan. Para peneliti menyimpulkan bahwa tak ada dampak sendok. Akan tetapi, lidah kucing malah bergerak ke luar dan masuk mulutnya dengan sangat cepat sehingga tindakan itu membentuk satu lajur cairan. Malah, ujung lidah kucing yang mulus “nyaris tak menyentuh permukaan cairan sebelum kucing tersebut dengan cepat menarik lidahnya kembali ke dalam mulut”. Kucing secara insting mengetahui cara dengan cepat menyedot dengan tujuan menyeimbangkan daya tarik bumi, yang menarik cairan kembali ke mangkuk, dan kelambanan, yang di dalam ilmu fisika, merujuk kepada kecenderungan cairan atau benda apa pun, terus bergerak di satu arah kecuali kekuatan lain ikut campur, dan kapan untuk menutup mulutnya. Jika hewan tersebut menunggu sedetik saja, kekuatan daya tarik bumi akan mengambil alih kelembaman sehingga lajur itu terpecah, sehingga cairan tersebut jatuh lagi ke dalam mangkuk, dan lidah kucing itu masuk ke dalam mulutnya dalam keadaan kosong.

Proses kelembaman pada dasarnya merupakan gerakan menarik air ke atas. Pada saat yang sama, gravitasi juga membuat air kembali turun.  Karenanya, kucing harus menutup rahang pada saat yang tepat untuk menangkap cairan sebelum jatuh. (Sumber: Inilah.com dan Kompas.com)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: